Lab 17.WDS Dynamic

                                                                   Lab 17.WDS Dynamic


WDS (Wireless Distribution System) adalah system yang memungkinkan interkoneksi antar access point (AP)

Mode Station-WDS berfungsi sebagai penerima/client dari sebuah Access Point yang mengaktifkan protocol WDS, Kekurangan protokol WDS adalah penurunan throughput wireless hingga 50%.

perlu diketahui bahwa antara vendor yang satu dengan vendor yang lain fungsi WDS belum tentu compatible, begitu juga dengan WDS pada mikrotik.

Langsung saja ke labnya:

·       -Klik menu wireless, buka wireless wlan1

·     -  Mode=AP Bridge, SSID=WDS_TKJ

·      - Lalu klik apply & ok

Setelah itu kita akan setting bridge agar AP Bridge dan station WDS bisa terhubung.

·      - Klik menu bridge -> add pada bridge

·      -Name=Bridge1 (bebas)

Selanjutnya kita akan memasukkan interface wireless ke dalam bridge1

·       -Masuk pada menu bridge -> masuk ke ports dan add

·       -Isi interface=wlan1, bridge=bridge1

·      - Klik apply dan ok

Selanjutnya kita akan setting WDS Dynamic pada interface Wlan1

·       Klik WDS pada menu wireless

·       WDS mode=Dynamic, WDS Default bridge=bridge1

·       Klik apply dan ok

Selanjutnya kita akan setting wireless yang digunakan sebagai station WDS, dan settingannya tidak jauh berbeda, hanya modenya saja diganti ke station WDS.

 

·      - Isi mode=station WDS, lalu scan SSID=WDS_TKJ, agar terhubung ke AP bridge.

·      - Klik apply & ok

Selanjutnya kita akan setting bridge

·       -Klik menu bridge -> bridge lalu add (+)

·       -Name=Bridge1, type=Bridge

·       -Klik apply dan ok

Selanjutnya kita akan masukkan interface Wlan1 ke bridge yang telah kita buat.

·      - Masuk ke ports -> interface=Wlan1, Bridge=bridge1

·       -Klik apply & ok

Selanjutnya kita akan setting WDS pada station WDS.

·      - Klik WDS pada menu Wireless

·       -WDS mode=Dynamic, WDS default bridge=bridge1

·     - Klik apply & ok

maka sudah selesai..








Komentar